Saturday, May 22, 2010

Selebaran Refleksi 12 Tahun Reformasi

Posted by Isbahannur  |  at  5:32 AM

Salam Revolusi..!!
Hidup Rakyat..!!!

Reformasi telah berjalan selama 12 tahun, yang katanya demokrasi bagi rakyat dan negara menjamin kebebasan warga negara untuk berpendapat serta berserikat.
Pejabat Negara meneriakkan demokrasi sedangkan pejabat itu sendiri yang memotong Lidah rakyat yang tertindas oleh berbagai aturan dan system, misalnya pembungkaman demokrasi baru-baru ini yang dilakukan di beberapa tempat pendidikan (Kampus) dimana ruang gerak mahasiswa untuk berekspresi dibatasi,untuk berdiskusi harus ada surat izin dan bahkan sangat banyak hal lain yang di batasi oleh pihak kampus, apakah salah ketika mahasiswa ingin berkreatifitas menurut ilmu yang  sedang di dalaminya,,,,??
Rejim orde baru telah lama berganti. Tapi sampai detik ini rakyat indonesia masih mederita yang disebabkan oleh para pejabat & penguasa negara yang korup, biaya pendidikan & kesehatan mahal, lapangan kerja kurang, kemiskinan, kkn merajalela.
Penegakan Hukum semakin tidak jelas, maling Ayam di hukum sebagaimana yang di atur oleh Undang-Undang sedangkan Pejabat Negara yang Korupsi dan merampok uang rakyat malah di berikan celah untuk bisa lari dari jeratan Hukum, seandainya Koruptor di hukum segala fasilitas mewah bagikan fasilitas Hotel Bintang 5 yang juga bisa di nikmati di dalam jeruji besi,,sangat ironis dan di sayangkan,,azaz Persamaan Hak di Depan Hukum (Equality befor The Law) hanya sebagai symbol, di sisi lain Hukum bisa di beli oleh para penguasa nan elit.
Terkait pengusutan kasus pelanggaran HAM yang ada di Aceh, sampai hari ini rakyat Aceh masih bertanya-tanya kapankah keadilan berpihak mereka, amanah MoU & UUPA sama sekali tak di hiraukan oleh pemerintah, rakyat terus menjerit dalam kepedihan & keterpurukan, sedangkan pemerintah dengan bangganya menikmati segala fasilitas serba mewah tanpa peduli terhadap penderitaan rakyat kecil.
Pemerintah wajib bertanggung jawab terhadap kasus pelanggaran HAM dengan cara membentuk KKR (Komisi Kebenaran dan Rekonsilisi) dan pengadilan HAM agar pelaku pelanggaran HAM di Adili dan memmenuhi hak-hak korban baik hak EKOSOB maupun hak SIPOL sehingga rasa keadilan bisa di rasakan oleh rakyat secara utuh.

Melalui Momentum 12 Tahun Reformasi mari kita rapatkan barisan, serukan persatuan, lihatlah kondisi sekitar kita, tuntutlah agar Demokrasi berjalan sebagaimana mestinya, rampas kembali hak-hak kita sebagai rakyat dari tangan pejabat Negara yang tak bertanggung jawab dan korup, teriakkan keadilan,,,,hidup rakyat,,,!!!(Ferry Afrizal)

“Refleksi 12 Tahun Reformasi”
Forum Komunikasi Mahasiswa Aceh (FKMA)
21 Mei 2010

Tags:
Isbahannur

Jurnalis acehbaru.com yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Organ Sipil Lain di Aceh

Get Updates

Subscribe to our e-mail newsletter to receive updates.

Share This Post

comments
© 2013 Brigent. WP Theme-junkie converted by Bloggertheme9
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.
back to top